Can Your Boss See This?

Setelah dilihat oleh tuannya , bahwa Yusuf disertai Tuhan dan bahwa Tuhan membuat berhasil segala yang dikerjakannya... (Kej . 39:3)

Pekerjaan Yusuf tidak menjanjikan apa-apa bagi hidupnya. Menjadi budak bukanlah pilihannya, melainkan akibat dari kejahatan kakak-kakaknya sendiri. Tidak ada harapan akan masa depan yang lebih baik, boro-boro peningkatan karir, ‘sudah bisa survive aja udah syukur’. Dan menjadi budak bukanlah pekerjaan yang menyenangkan

Yusuf sebenarnya telah dijanjikan Tuhan menjadi orang penting. Namun kenyataan hidupnya saat ini sangatlah bertolak belakang, jauh dari impiannya. Apakah Tuhan telah meninggalkannya? Ayat diatas menjawab pertanyaan ini. Tuhan masih menyertainya bahkan membuat berhasil segala yang dikerjakannya. Ayat ini kemudian berlanjut , “maka Yusuf mendapat kasih Tuannya, dan ia boleh melayani dia; kepada Yusuf diberikan kuasa atas rumahnya dan segala miliknya diserahkannya pada kekuasaan Yusuf “ (ayat 4). Dari pegawai rendahan langsung menjadi orang kepercayaan Potifar, mungkin setingkat manajer sekarang. Kuasa Tuhan menjadikan segala sesuatunya mungkin. Bahkan ayat berikutnya menyatakan Potifar semakin diberkati oleh Tuhan oleh karena pengangkatan Yusuf (ayat 5-6).

Dear readers I believe all of you have much better jobs than Yusuf and you are expecting great things in your career. But have you invited God into your workplace? Don’t just depend on your ability and lean on your own understanding. Just ask God to intervening your works and see great things happen in your workplace. Emmanuel, God be with you!

Happy working-day.
Ps.Untung

0 comments:

| Young Adult Fellowship 2008 | Contact us thru' e-mail | Blog template by Blue Business Blogger |